Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan organ tertinggi dalam struktur GCG Perseroan. RUPS adalah wadah bagi pemegang saham untuk menggunakan hak dan wewenangnya. Selain itu, RUPS juga memegang wewenang yang tidak didelegasikan kepada Dewan Komisaris atau Direksi sesuai batasan yang diatur dalam Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Rapat umum pemegang saham tahunan Perseroan tanggal 24 Juni 2019 menghasilkan keputusan sebagai berikut:

  1. Menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan termasuk Laporan Direksi mengenai kegiatan usaha Perseroan termasuk persetujuan terhadap Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dan Laporan Pelaksanaan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris selama Tahun Buku 2018 dan Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan Tahun Buku 2018 sekaligus memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et decharge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang mereka lakukan dalam tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018;

  2. Menyetujui untuk mengesahkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk tahun buku tanggal 31 Desember 2018 sebesar IDR 123.337.297.768 dan mencadangkan dana cadangan wajib memenuhi ketentuan Pasal 70 Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas Sebesar IDR 1.000.000.000 (satu miliar Rupiah);

  3. Menyetujui penunjukan Jacinta Mirawati CPA sebagai akuntan dari Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris sebagai Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan untuk melakukan audit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku 2019. Apabila Jacinta Mirawati CPA sebagai akuntan berhalangan maka dapat dipilih salah satu partner yang berada di Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris untuk melakukan audit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan memberikan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk menetapkan honorarium serta persyaratan lain berkenaan dengan penunjukan tersebut;

  4. Memberhentikan dengan hormat Tuan Keith Roderick Reid dari jabatannya selaku Direktur Perseroan, disertai ucapan terima kasih atas jasa dan perannya selama menjabat dalam Perseroan;

  5. Mengangkat Tuan Robert Rafael Calzadilla sebagai Direktur Perseroan untuk menggantikan Tuan Keith Roderick Reid tersebut, dengan jangka waktu yang merupakan sisa masa jabatan anggota Direksi lain yang masih menjabat;

Sehingga susunan anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi Perseroan menjadi sebagai berikut :

DEWAN KOMISARIS
Presiden Komisaris : Jonathan Tahir
Wakil Presiden Komisaris : Timothy Thomas De Lessio
Komisaris : Zachary James Coughlin
Komisaris : Ronald Kumala Putra
Komisaris Independen : Drs. Aryanto Agus Mulyo
Komisaris Independen : Gn Hiang Lin
Komisaris Independen : Drs. Da’i Bachtiar, S.H

DIREKSI
Presiden Direktur : Ir. Wong Budi Setiawan
Wakil Presiden Direktur : Wilcy Wong
Direktur : James Alan Guntrip
Direktur : Robert Rafael Calzadilla
Direktur : Victoria Tahir *
Direktur : Harry Wangidjaja
Direktur : Susan Liwang

* Victoria Tahir merupakan orang yang sama dengan Dewi Victoria Riady

Pemberhentian dan pengangkatan berlaku efektif terhitung sejak ditutupnya Rapat tersebut.

Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dilakukan sebagai berikut:

  1. Dewan Komisaris wajib menyampaikan laporan kinerja Dewan Komisaris dan Anggota Dewan Komisaris untuk dievaluasi oleh Pemegang Saham dalam RUPS.

  2. Kinerja Dewan Komisaris ditentukan berdasarkan tugas kewajiban yang tercantum dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku dan Anggaran Dasar maupun amanat Pemegang Saham. Kriteria evaluasi formal disampaikan secara terbuka kepada Anggota Dewan Komisaris sejak tanggal pengangkatannya.

  3. Hasil evaluasi terhadap kinerja Dewan Komisaris secara keseluruhan dan kinerja masing-masing Anggota Dewan Komisaris secara individu merupakan bagian tak terpisahkan dalam skema kompensasi dan pemberian insentif bagi Anggota Dewan Komisaris.

  4. Hasil evaluasi kinerja masing-masing Anggota Dewan Komisaris secara individual merupakan salah satu dasar pertimbangan bagi Pemegang Saham untuk memberhentikan dan/atau menunjuk kembali Anggota Dewan Komisaris yang bersangkutan. Hasil evaluasi kinerja tersebut merupakan sarana penilaian serta peningkatan efektivitas Dewan Komisaris.

Rencana jadwal rapat untuk tahun yang akan datang disampaikan kepada seluruh anggota Dewan Komisaris sebelum akhir tahun, sedangkan agenda rapat dan informasi lainnya disampaikan sebelum rapat diselenggarakan.